Cinta Sejati
Menemukan Cinta Sejati
Bagaimana kita tahu yang mana cinta sejati dan mana yang bukan.
1. Cinta sejati tidak sama dengan nafsu
Cinta dan nafsu sering kali membingungkan kita. Sebenernya, kebanyakan tema film, lagu, novel bukanlah tentang cinta, melainkan nafsu. Bagaimana membedakanya?
cinta tahan uji, … nafsu mudah luntur …cinta menghargai … nafsu memanfaatkan …
Daya tarik fisik sering kali menjadi satu sinyal awal dari tumbuhnya Cinta sejati, tapi itu belum jadi cinta sejati.
2. Cinta tidak sama dengan keromantisan
Perasaan romantis memang luar biasa dalam hubungan dekat antara pria dan wanita. Tuhan memang merancang agar kita mengalami perasaan seperti ini dalam hubungan istimewa dengan lawan jenis. Namun gairah dan kehangatan romansa tidak dapat disamakan dengan cinta. Keromantisan merupakan suatu perasaan; sedangkan cinta sejati masih memiliki makna yang jauh lebih dalam lagi.
3. Cinta sejati tidak sama dengan tergila-gila
Perasaan tergila-gila adalah daya tarik dan gairah yang kuat dalam diri seseorang terhadap lawan jenisnya. Kamu akan memikirkan dia siang dan malam. Pikiranmu tersita oleh orang itu sehingga kau tidak dapat berkonsentrasi pada hal yang lain. Kata lain dari persaan tergila-gila ialah puppy love atau cinta monyet. Jatuh cinta atau cinta pandangan pertama biasanya mereka berbicara ttg perasaan tergila-gila…
4. Cinta sejati tidak sama dengan seks
Cinta merupakan proses ; seks merupakan suatu tindakan. Cinta bisa dipelajari; seks merupakan naluri. Cinta membutuhkan perhatian terus menerus; seks tidak perlu seperti itu. Cinta membutuhkan waktu untuk berkembang dan menjadi dewasa; seks tidak perlu waktu untuk berkembang. Cinta membutuhkan interaksi emosional dan rohani; seks hanya membutuhkan interaksi fisik. Cinta membuat hubungan makin dalam; seks tanpa cinta membuat hubungan jadi renggang.
Pada dasarnya ada tiga perilaku dalam membina hubungan dengan orang lain, yang seringkali disebut “cinta”.
1. “aku mencintaimu jika…”
Cinta bersyarat, ‘cinta jika’, ialah cinta yg mengajukan persyaratan. cinta semacam ini diberikan atau diterima jika persyaratan tertentu dipenuhi, contoh aku mencintaimu jika kau mau berhubungan seks denganku sekali saja… ‘cinta jika’ selalu mengikat. Selama syarat terpenuhi, hubungan itu baik-baik saja. Namun saat persyaratan itu tak terpenuhi, cinta itu pun pupus. Banyak perkawinan kandas karena dibangun berdasarkan ‘cinta jika’. ‘Cinta jika’ bukan cinta sejati. jika kau berhubungan dengan seseorang dan merasa harus melakukan sesuatu dulu untuk mendapatkan cinta, berarti hubungan yg kau miliki bukan didasarkan pada cinta sejati.
2. “aku mencintaimu karena…”
Seseorang mencintai orang lain karena sesuatu yang dimiliki atau dilakukan orang itu. Contoh, aku mencintaimu karena kamu cantik, baik, dsb. Kedengerannya cinta karena cukup bagus hampir semua orang suka dicintai krn pribadi mereka atau apa yg mereka lakukan. ‘Cinta karena’ bukanlah cinta sejati. Kamu mungkin merasa tertarik kepada seseorang karena kepribadiannya, kedudukannya, kecerdasannya, keterampilannya, dsb. Namun, jika dasar cintamu tidak lebih dalam dari apa yang sekadar terlihat yang dimiliki atau dilakukan seseorang, maka cinta itu tidak akan bertahan lama.
3. Cinta titik
Jenis cinta ketiga adalah cinta tanpa syarat. Jenis ini mengatakan aku mencintaimu meski kau akan mengalami banyak perubahan. Tak ada sesuatupun yang dapat kau buat untuk memadamkan cintaku. ‘Cinta titik’ bukan cinta buta. Cinta jenis ini dapat dan benar-benar mengenal secara mendalam orang yang dicintainya. Cinta ini menyadari kemungkinan terjadinya kegagalan, kekurangan dan kesalahan orang itu. Tak ada cara untuk mengusahakan cinta jenis ini, tapi sebaliknya kau juga tidak dapat kehilangan cinta yg seperti ini. ‘Cinta titik’ berbeda dari ‘cinta jika’ karena cinta ini tidak perlu memenuhi syarat tertentu sebelum diberikan. Juga berbeda dengan ‘cinta karena’ sebab tidak ditentukan oleh menarik tidaknya si dia atau nilai-nilai yang disukai oleh pihak lain.
Nafsu, keromantisan, perasaan tergila-gila, seks, ‘cinta jika’, dan ‘cinta karena’ sama-sama ingin mendapatkan sesuatu dari orang lain, sebaliknya cinta sejati suka memberi kepada orang lain.
Filed under Inspirasi | Comment (0)Hidup adalah Anugerah
Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaan yang dimilikinya.
Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.
Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya.
Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya.
Sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya.
Kekasihnya bertanya,”Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?”
Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta.
Dia menolak untuk menikah dengannya.
Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, “Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya.”
Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah . Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.
Hidup adalah Anugerah
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar. Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu.
Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau mengeluh tentang ‘pacar’mu.
Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan yang telah kehilangan pasangan hidupnya.
Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu.
Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.
Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu
Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain
Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.
Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu
Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.
Kelebihan Seorang Wanita Dibanding Pria
Fakta-fakta di bawah ini menunjukkan betapa luhurnya seorang wanita, karena mempunyai banyak kelebihan dibandingkan pria.
- Pepatah lama mengatakan: surga ditelapak kaki ibu.
- Hanya wanita yang sanggup membawa kehidupan ke dunia
- Bebas bergandeng dengan sahabat—-kalau pria gandeng temennya…apa kata dunia??
- Tidak perlu repot untuk tampil menawan dalam 2 detik=ambil stiletto, asal tau aja butuh keahlian tinggi untuk berjalan dan berlari dengan benda itu
- Datang bulan ada manfaatnya-telepon ke kantor dan katakan sedang dateng bulan jadi sakit. toh itu salah satu alasan yang dapat diterima..–tapi kalau pria?
- Tak ada rambut yang tumbuh diwajah setiap pagi……
- Panjang, pendek, ikal, lurus semua terserah
- Dapat cincin berlian dan barang2 berharga saat dilamar..
- Tidak wajib bayar saat nge-date
- Intuisi!! cuma dipunya wanita tidak dengan pria..wanita lebih mengetahui apa yang terjadi dengan pasangannya daripada pria.
- Tidak perlu susah payah ganti ban mobil dijalan pas kempes, karena pasti ada yang nolong dengan suka rela
- Wanita terkenal pintar memadukan busana. Dijamin pria tidak akan berani menampakkan diri dimuka umum dengan tanktop warna ungu dan kuning plus celana ketat biru
- Ladies First
- Wanita bisa memakai parfum aroma apapun, baik itu feminin ataupun maskulin
- Pria jago nyetir, tapi apa mereka bisa nyetir dengan menggunakan sepatu hak tinggi? hanya wanita!
- Wanita lebih kuat. Cuma wanita yang mampu berjalan kaki memutari mall sambil menenteng 5 kantong belanja dengan hati senang hingga malam. Sementara pria pasti sudah ngomel panjang pendek.
- Rumah sakit Ibu dan Anak…… hanya Ibu dan Anak..
- Hari Ibu……….Tidak ada hari Bapak…
- Kaum wanita punya bacaan bernama chicklit.
- Wanita punya rangkaian perawatan tubuh dan tata rias super lengkap.
- Beda dengan pria, wanita tak segan membawa sisir dan payung ditasnya.
- Wanita lebih cekatan, pria hanya bisa fokus pada satu pekerjaan saja, sementara wanita bisa bekerja ganda, Ga heran ada yang menyelesaikan pekerjaannya sambil bergosip..
- Tak perlu takut berebut tempat parkir…ada ‘Ladies Driver’ khusus parkiran wanita.
- Bisa menangis ketika menonton film sedih tanpa malu, tidak halnya dengan pria…..bisa2 mereka dicap cemen..
- Lingerie sexy hanya diciptakan khusus wanita.
- Pria akan membukakan pintu untuk wanita.
- Tetap tenang ketika polisi menghadang, modal senyum2 dikit besar kemungkinan hanya dinasehati saja hehehe.
- Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki wanita adalah sumber inspirasi……Monalisa contohnya, dan juga ga heran banyak lagu2 atau film banyak nama wanita bertebaran..
- Tak ada pantangan warna. Bisa dibayangkan apabila pria memakai tas kerja warna pink atau sepatu pink?
- Rok. Jelas2 hanya untuk wanita, kecuali kilt baju tradisional pria Scotlandia.
- Adanya ‘Ladies Night’ . hanya wanita yang bisa masuk club dan dapat minuman secara free
Ada yang mau menambahkan…???
Filed under Iseng | Comment (0)Apakah Tuhan Menciptakan Kejahatan?
Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?
Apakah kejahatan itu ada?
Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?
Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, ‘Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?’.
Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, ‘Betul, Dia yang menciptakan semuanya’.
‘Tuhan menciptakan semuanya?’
Tanya professor sekali lagi.
‘Ya, Pak, semuanya’ kata mahasiswa tersebut.
Profesor itu menjawab, ‘Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.’
Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, ‘Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?’
‘Tentu saja,’ jawab si Profesor
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, ‘Profesor, apakah dingin itu ada?’
‘Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?’ Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.
Mahasiswa itu menjawab, ‘Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut.
Kita menciptakan kata ‘dingin’ untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.
Mahasiswa itu melanjutkan, ‘Profesor, apakah gelap itu ada?’
Profesor itu menjawab, ‘Tentu saja itu ada.’
Mahasiswa itu menjawab, ‘Sekali lagi anda salah Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut.
Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.’
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, ‘Profesor, apakah kejahatan itu ada?’
Dengan bimbang professor itu menjawab, ‘Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.’
Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, ‘Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, ‘kejahatan’ adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia.
Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.’
Profesor itu terdiam.
Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.
Filed under Cetivasi | Comment (0)Tempayan Retak
Seorang tukang air di India memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawanya menyilang pada bahunya.
Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak. Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan retak itu
hanya dapat membawa air setengah penuh.
Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya.
Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, “Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu.” “Kenapa?” tanya si tukang air. ”Kenapa kamu merasa malu?” “Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi,” kata tempayan itu.
Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia berkata, “Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan.”
Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan. Itu membuatnya sedikit terhibur.
Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya. Si tukang air berkata kepada tempayan itu, ”Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacatmu dan aku
memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di
sisimu, dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang.”
Setiap dari kita memiliki cacat dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias dunianya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.
- Pengarang tidak diketahui -
Filed under Cetivasi | Comment (0)Persahabatan
Tahukah Anda kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya adalah orang yang sangat lemah dan butuh pertolongan?
Tahukah Anda kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain justru adalah orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?
Tahukah Anda kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah,
‘Aku cinta kamu’ , ‘Maaf’ dan ‘Tolong aku’
Tahukah Anda kalau orang yang suka berpakaian warna merah lebih yakin kepada dirinya sendiri?
Tahukah Anda kalau orang yang suka berpakaian kuning adalah orang yang menikmati kecantikannya sendiri?
Tahukah Anda kalau orang yang suka berpakaian hitam adalah orang yang tidak ingin diperhatikan tetapi sangat butuh bantuan & pengertian anda?
Tahukah Anda apabila Anda menolong seseorang, pertolongan tersebut akan dikembalikan dua kali lipat?
Tahukah Anda bahwa lebih mudah mengatakan perasaan Anda dalam tulisan dibandingkan mengatakan kepada seseorang secara langsung?
Tapi tahukah Anda bahwa hal tersebut akan lebih bernilai saat Anda mengatakannya secara langsung di hadapan orang tersebut?
Tahukah Anda apabila Anda memohon sesuatu dengan keyakinan, keinginan tersebut pasti akan dikabulkan?
Tahukah Anda bahwa Anda bisa mewujudkan impian Anda, seperti jatuh cinta, menjadi kaya dan selalu sehat, jika memintanya dengan keyakinan?
Jika Anda benar-benar tahu, anda akan terkejut dengan apa yang bisa Anda lakukan,
Tapi jangan percaya semua yang saya katakan sebelum Anda mencobanya sendiri,,,
Jika Anda tahu seseorang yang benar-benar butuh sesuatu yang saya sebutkan di atas, dan Anda tahu Anda bisa menolongnya, Anda akan melihat bahwa pertolongan tersebut akan dikembalikan dua kali lipat,,,
Hari ini,
Bola PERSAHABATAN
ada dilapangan Anda,
Kirim ini kepada orang yang benar-benar sahabat Anda!!!
(termasuk saya jika saya juga sahabat Anda)
Juga,
Jangan merasa kecewa apabila tidak ada seseorang yang mengirimkannya kembali kepada Anda,
Setidaknya,
Anda mengetahui bahwa Anda tetap menjaga bola PERSAHABATAN ini untuk orang lain.
……thanks to melky[at Filed under Cetivasi | Comment (0)
Kekuatan Pujian
…postingan dari milis…
Ini kisah nyata tentang seorang penyanyi terkenal di Eropa, wanita bersuara bagus. Dia bersuamikan seorang pemusik dan seorang pengarang lagu. Begitu pandainya sang suami ini tentang lagu, nada, birama, dan hal lain di bidang musik, sehingga dia selalu menemukan apa yang harus dikoreksi ketika isterinya menyanyi.
Kalau isterinya menyanyi, selalu saja ada komentar dan kritik seperti; bagian depan kurang tinggi. Lain kali dia berkata, bagian ini kurang pelan. Kali lain dia mengkritik, “bagian akhir harusnya “kres”.. naik sedikit. Selalu saja ada komentar pedas yang dia lontarkan kalau isterinya menyanyi dan bersenandung. Akhirnya wanita itu malas menyanyi. Dia berkeputusan “Wah, tidak usah menyanyi saja, jika semua salah. Malah kadang menjadi pertengkaran…”
Singkat cerita, karena suatu musibah, sang suami meninggal dan lama setelah itu si wanita menikah lagi dengan seorang tukang ledeng. Tukang ledeng ini tidak tahu menahu soal musik. Yang ia tahu isterinya bersuara bagus dan dia selalu memuji isterinya kalau bernyanyi.
Suatu ketika isterinya bertanya, “Pak, bagaimana laguku?”
Dia menjawab antusias, “Ma, saya ini selalu ingin cepat pulang karena mau dengar
engkau menyanyi.”Lain kali dia berkata, “Ma, kalau saya tidak menikah dengan engkau, mungkin saya sudah tuli karena bunyi dentuman, bunyi gergaji, bunyi cericit drat pipa ledeng, gesekan pipa ledeng dan bunyi pipa lainnya yang saya dengar sepanjang hari kalau saya bekerja. Sebelum saya menikah denganmu, saya sering mimpi dan terngiang-ngiang suara gergaji yang tidak mengenakkan itu ketika tidur. Sekarang setelah menikah dan sering mendengar engkau menyanyi, lagumulah yang
terngiang-ngiang”Istrinya sangat bersuka cita, tersanjung. Hal itu membuat dia gemar bernyanyi, bernyanyi dan bernyanyi. Mandi dia bernyanyi, masak dia bernyanyi dan tanpa disadarinya dia berlatih, berlatih dan berlatih. Suaminya mendorong hingga dia mulai merekam dan mengeluarkan kaset volume pertama dan ternyata disambut baik oleh masyarakat.
Wanita ini akhirnya menjadi penyanyi terkenal, dan dia terkenal bukan pada saatsuaminya ahli musik, tetapi saat suaminya seorang tukang ledeng, yang memberinya sedikit demi sedikit pujian ketika dia menyanyi.
Ayo kita mulai saling memuji antar sesama, dimana saat ini kita lebih senang untuk mengkritik orang, kita coba untuk memuji sesama. dimana bila kita mengkritik, kejelekan orang yang kita perhatikan, tetapi dengan memuji, kita akan memperhatiakan kelebihan sesorang.
Sedikit pujian memberikan penerimaan. Sedikit pujian memberikan rasa diterima,memberikan dorongan, semangat untuk melakukan hal yang baik dan lebih baik lagi. Sedikit pujian dapat membuat seseorang bisa meraih prestasi tertinggi. Omelan, bentakan, kecaman, amarah atau kritik sesungguhnya tidak akan banyak mengubah. Continue reading »
Filed under Inspirasi, work | Comment (0)
Happy B’day My Lovely Wife
Filed under Inspirasi, Personal | Comment (0)….selamat ulang tahun my lovely wife. Semoga panjang umur dan selalu diberkati…
The Life in Organization
…sekedar berbagi, hasil postingan dari milis manager-indonesia.
Mr. Magorium adalah seorang pemilik sebuah toko mainan anak-anak yang ajaib / magic. Mengapa magic? Karena semua mainan di sana hidup. Bisa terbang, bisa bergerak, bisa interaktif bermain dengan anak-anak. Ketika Mr. Magorium ingin mewariskan tokonya kepada penerusnya dia memberikan sebuah Congreve cube, sebuah kubus kayu ukuran 20 x 20 cm.
Penerusnya bingung dan merasa tidak mampu karena tidak memiliki Magic, sehingga semua mainan di dalam toko menjadi mati, dan akhirnya tokonya pun menjadi sepi pembeli.
Dia sungguh bingung, apa yang harus dilakukan dengan sebuah kubus kotak? Dia sungguh merasa buntu, bagaimana caranya menemukan Magic?
Hingga akhirnya dia melihat bahwa kubus kayu itu bisa bergerak. Bergulir ke samping. Bergulir kembali. Dan dia tahu bahwa kubus tersebut ternyata bisa bergerak, bisa terbang! Maka toko mainannya menjadi hidup kembali, dan Magic bisa kembali datang.
Mr. Magorium pernah mengatakan:
“Seseorang yang tidak bisa melihat kehidupan dalam hidup, maka dia sesungguhnya mati”.
Ternyata di dalam toko mainan bisa kita lihat kehidupan, bahwa semua isi toko mainan anak-anak tersebut hidup. Demikian pula dalam organisasi. Ada kehidupan dalam sebuah organisasi.
Bila kita tidak mampu melihat kehidupan dalam organisasi, maka sebuah bisnis hanyalah sebuah angka. Angka saja. Penjualan naik sekian, profit bertambah sekian. Sebuah angka saja.
Namun dibalik semua itu, sebuah organisasi adalah hidup. Di dalamnya diisi dengan cita-cita karyawan, masa depan karyawan, harapan karyawan, hasrat pemimpin, perhatian dari pemimpin, setiap hari memikirkan kehidupan dalam organisasi.
Setiap hari ada karyawan yang merasa putus asa, putus harapan. Maka ketika pemimpin membantu karyawan tersebut, maka dia memberi kehidupan dalam organisasi. Ketika pempimpin buta, tidak mengacuhkan harapan karyawan yang putus asa, maka sesungguhnya terjadi kematian dalam organisasi tersebut.
Semakin banyak kematian-kematian terjadi, maka akibatnya seluruh organisasi menjadi terpuruk. Hasilnya menurun.
Sebaliknya bila kehidupannya bertumbuh, maka efeknya akan membawa kehidupan, perkembangan dalam organisasi.
Bagaimana caranya mendeteksi kehidupan dalam organisasi?
Bagaimana caranya memimpin spirit organisasi?
Bagaimana caranya menjadi Spiritual Company, perusahaan yang memiliki spirit, semangat organisasi?
Dalam sebuah organisasi, pondasi utamanya adalah Compassion atau rasa kasihan. Itulah yang mengikat batin seluruh karyawan.
Yang terpenting bagi seorang Salesman bukanlah bagaimana caranya memiliki sebuah berlian, namun yang terpenting adalah uang bensin dan uang makan, sebab tanpa itu maka dia terpaksa harus hutang. Dan itu sungguh menyakitkan.
Oleh karena itu, seorang pemimpin yang berbasis nurani tidak akan memotong hak karyawan.
Misalnya seorang Manajer memiliki hak bensin sebesar Rp 1,500,000 sebulan, ketika dia dipotong uang bensinnya. Maka sesungguhnya batinnya terluka, bukan masalah uang berapa ratus ribu, namun batinnya terluka. Harga dirinya terluka.
Ketika seorang karyawan dimarahi tanpa alasan, dengan emosi yang berlebihan, maka sesungguhnya batinnya terluka, karyawan tidak hanya mencari uang gaji untuk makan, namun sesungguhnnya ada yang lebih besar, yaitu mereka bekerja untuk menegakkan harga dirinya. Harkat hidupnya.
Maka ketika seorang pemimpin selalu marah, selalu mencela bawahannya sesungguhnya dia hanya mendapatkan keringat karyawan, bukan hatinya.
Gaji hanya membayar untuk makan saja, namun harapannya, keyakinannya, rasa kasih, cinta kepada perusahaan tidak timbul hanya dari haji, namun dari pedoman dari sosok pemimpin.
Ketika pemimpin mampu memiliki pedoman kebenaran, maka seluruh karyawan seketika memiliki harapan, keyakinan dan rasa cinta kepada perusahaan.
Pedoman kebenaran, itulah yang menerangi kegelapan yang dirasakan seluruh karyawan. Mereka sudah buntu hidup dari UMR. Gaji tidak seberapa, biaya hidup yang selalu meningkat. Pedoman akan kebenaran itulah yang menerangi kegelapan.
Seorang yang memiliki pedoman kebenaran tidak akan menyalahkan yang benar, dan membenarkan yang salah. Itu saja. Maka ketika pedoman kebenaran dimiliki seorang pemimpin, maka seluruh organisasinya menjadi hidup, memiliki:
*) harapan
*) keyakinan dan
*) cinta kepada perusahaan.
Kadang kita hidup tidak dapat merasakan perasaan atau masalah orang lain. Misalnya, di Jakarta sering hujan, namun kalau kita masih di dalam kantor, kita tidak tahu bagaimana di luar hujan, banjir, dan bagaimana anak-anak sekolah bermain hujan-hujanan, tidak dapat sekolah. Bagaimana kita tahu keadaan luar? Dan ketika ada Salesman yang tidak masuk, kita marah besar. Padahal mungkin di rumah kita air banjir masuk rumah.
Ada teman lain yang menyetel musik keras-keras. Heran, musik yang seharusnya didengar pelan-pelan dan terdengar indah harus disetel keras-keras. Telinganya seperti sudah tuli. Aneh, tanpa terasa, sedikit demi sedikit telinga kita menjadi kurang peka, dan agak seperti tuli. Menyetel musik harus keras-keras. Itulah, kita seolah-olah semakin lama menjadi semakin kurang peka dengan keadaan.
Di beberapa peruahaan menerapkan banyak peraturan. Ada klain uang bensin, uang harian, uang makan, uang pulsa, uang parkir, uang tol, uang ini dan itu. Ketika karyawan ijin tidak masuk kerja, gaji pokok pun dipotong, karena belum memiliki hak cuti. Aneh, namanya gaji pokok tapi dipotong. Seolah olah kita semakin tidak peka dengan penderitaan orang kecil. Uang bensin yang seharusnya dibayarkan tiap tanggal 15 bisa mundur, alasannya pimpinan lagi sibuk. Lalu salesman harus pinjam uang untuk bayar bensin, karena memang uangnya pas-pasan. Beberapa buku menyebutkan jangan memeras penderitaan orang kecil demi keuntungan, namun seolah olah kita sudah tuli. Rasanya pintu iba sudah tertutup rapat-rapat oleh nafsu ego.
Di mobil kita terbiasa pakai AC, setel musik keras-keras, bagaimana kita tahu bagaimana perasaan pengemis di samping kita? Bagaimana kita tahu perasaan tukang parkir? Kita mau mengeluarkan mobil, terhalang sedikit sudah pencet klakson keras-keras. Kata tukang parkir:
“Kalau mau lega, parkir saja di lantai 6 Ruko, naik helikopter”
Kita marah-marah kepada bawahan hingga bawahan mengatakan:
“Mentang-mentang jadi Boss. Ngomong seenak sendiri, kebun binatang keluar”
Janganlah kita sampai mengatakan nama-nama binatang. Kita manusia, bagaimanapun punya perasaan, masak kita disamakan dengan kebo, kambing, dan lain-lain. Itu sangat menyakitkan. Upah kerja tidak seberapa, namun tekanan perasaan sampai menusuk hati. Siapa yang bisa mengontrol emosi? Kecuali diri sendiri.
Kita sudah menjadi kepala divisi, sudah pakai mobil paling bagus di kantor. Tidak pernah kehujangan, kepanasan. Namun seolah-olah ada pikiran:
“I give you the world, but The World is not enough”
Bagaimana caranya mengidentifikasi perasaan orang lain dalam organisasi?
Untuk itu dibutuhkan Conscience, atau Hati Nurani, jiwa kita. Jiwa itu lawannya Ego. Kalau Ego mementingkan diri sendiri, maka Jiwa kita mementingkan orang lain. Ketika kita mendekatkan diri pada hati nurani, maka kita akan diberkati suatu empati yang luar biasa besar. Dia akan tahu perasaan dan pikiran orang lain secara otomatis.
Oleh karena itu, seseorang yang telah mengenal jati dirinya, jiwanya, maka dia dibukakan, dia akan diberi tahu, dia akan langsung memiliki akses kepada Sang Pencipta, dia akan secara otomatis tahu mengenai perasaan dan pikiran orang lain. Dirinya menjadi Sangat peka kepada empati. Inilah Magic terbesar dalam hidup.
Seseorang yang mengenal jati dirinya, akan mengerti. Dia akan mengerti kebenaran. Dia akan menjadi obyektif. Dia memiliki rasa belas kasih yang luar biasa tinggi. Perasaannya peka akan penderitaan yang tertindas.
Teman saya bertanya: bagaimana caranya kita mengenal jati diri? Bagaimana sifat-sifat jati diri? Jati diri itu adalah hati nurani, Kalbu. Jati diri bisa dikenal lewat keikhlasan. Mengapa ikhlas? Karena bila kita tidak ikhlas, tidak berserah, maka kita senantiasa memikirkan keinginan kita. Oleh karena itu, keinginan diri sendiri itulah Ego. Ketika kita ikhlas, maka kita akan mulai memikirkan orang lain. Memikirkan orang lain adalah empati, itulah pintu menuju hati nurani. Kita memikirkan orang lain, menemukan jati diri.
Kadang orang salah mengartikan jati diri dengan bebas menjadi diri sendiri, lalu ngomong keras-keras, teriak-teriak, seenak sendiri, semau gue. Itu bukan jati diri, itu tidak tahu malu.
Jati diri memiliki sifat-sifat:
- belas kasih
- trust, dipercaya
- empati
- damai
- tenteram
- sentosa
- bebas
- kreatif
Maka kalau ada orang yang mampu mencipta lagu, dia sudah dekat dan mengenal jati dirinya. Kemampuan berkreasi, mencipta adalah sifat-sifat jati diri. Orang yang mengenal jati diri akan mengerti. Dia kan tahu. Entah diberitahu, atau dia peka dan tahu sendiri akan hal-hal di sekelilingnya.
Orang yang dekat dengan jati dirinya akan sadar. Sadar? Sadar dari apa? Banyak orang mabuk, entah mabuk cinta, mabuk janda, mabuk harta, mabuk kekuasaan. Ada yang mabuk belanja. Disebut mabuk karena tidak sadar. Kalau dia dekat dengan jati dirinya, maka dia tidak akan mabuk. Heran, sudah menjadi pangeran Republik Indonesia malah mengejar yang belum ada. Akhirnya istri diceraikan.
Orang yang dekat dengan jati dirinya akan menjadi pemimpin. Semua orang di dunia memiliki Kalbu. Ikatan jiwa, ikatan Kalbu itulah yang membuat semua orang mengikuti pemimpin. Orang bilang kharisma, sesungguhnya itu adalah ikatan Kalbu. Ikatan jiwa.
Banyak yang tidak mengerti bahwa ikatan Kalbu membuat seseorang menjadi pemimpin. Maka sesungguhnya, bonus bila kita dekat dengan jati diri, adalah kita mampu menjadi pemimpin, mampu mengendalikan orang lain, dan oleh karena itu, mampu mendapatkan kepercayaan orang lain, mampu mendapatkan rejeki. Karena rejeki datang bila mereka percaya kepada kita. Rejeki datang secara ikhlas, oleh karena itu harus didasari oleh keikhlasan kita sendiri.
Banyak yang salah mengartikan hati nurani, jiwa kita, Kalbu kita, sebagai naluri suara hati, seolah-olah kita mampu meramal kejadian. Itu salah kaprah. Naluri dilandasi oleh ego, sedangkan hati nurani dilandasi oleh compassion, belas kasih.Penulis
Goenardjoadi Goenawan
Talent Box http://swa.co.id/swamajalah/tren/details… http://www.swa.co.id/swamajalah/sajian/d…
Miliki Buku-buku karya Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM. & Ir. Stefanus Indrayana, MBA.:
* The Secret of Better Life
* Best Life - Menjalani Hidup Bahagia Penuh Makna [terbit 31 Mei 2007]
* Manajemen Berbasis Nurani [terbit 1 Januari 2007]
Dan juga karya Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM. lainnya:
* Memasarkan Dengan Hati [terbit 8 November 2006]
* Menjadi Kaya Dengan Hati Nurani * Mata Air Untuk Dahaga Jiwaku
* Pelangi Kehidupan Entrepreneur
semoga bisa menginspirasi semuanya..
Filed under Inspirasi, work | Comment (0)